<p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">DALUNG (23/07/2026) –</span></span></b><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span new="" roman="" style="font-family:" times=""> Para peserta Wimbakara Mesatua Bali sebagai rangakaian dari kegiatan Wimbakara Bulan Bahasa Bali Tahun 2026 oleh Desa Adat Dalung tampil dengan performa terbaik dan percaya diri membawakan masing-masing satua Bali yang telah ditentukan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (21/2) yang bertempat di Wantilan Widya Mandala Utama, Pura Dalem Gede Desa Adat Dalung </span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Yunita Eka Jayanti, salah satu masyarakat yang menyaksikan perlombaan berlangsung mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik serta sebagai wadah untuk pelestarian budaya dan tentunya sebagai wadah pembangunan karakter masyarakat<b>.  “<i>Kegiatan lomba Mesatua Bali ini sangat menarik untuk disaksikan karena selain menghibur juga memberikan banyak pesan moral yang baik bagi masyarakat,” </i></b>ujarnya.  Ia juga merasa senang karena melalui kegiatan ini masyarakat dapat kembali mengenal serta melestarikan cerita-cerita rakyat Bali yang sarat akan nilai budaya dan tradisi.</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Sementara itu, Gung Gek Pradnya yang juga ikut menonton kegiatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bulan Bahasa ini. <b>“<i>Saya sangat mengapresiasi adanya lomba Mesatua Bali ini karena dapat menjadi salah satu sarana pelestarian budaya Bali di tengah perkembangan zaman,” </i></b>ungkapnya.  Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga generasi muda kedepannya semakin tertarik untuk mempelajari dan menjaga warisan budaya Bali.</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">Dengan demikian, melalui kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang aktif pelestarian Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali yang sejalan dengan program dan visi Gubernur Bali<b> “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”</b>. Dalam kegiatan ini partisipasi para Ibu Paiketan Krama Istri (PAKIS) se-Desa Adat Dalung menambah catatan penting yang menuliskan bahwa Desa Adat Dalung dan Desa Dalung berkomitmen menjaga tradisi dan budaya Bali.</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span new="" roman="" style="font-family:" times="">(KIMDLG-005). </span></span></b></span></span></span></p>
Semarak Masyarakat Meriahkan Wimbakara Mesatua Bali 2026
23 Jul 2026